Rois Am PBNU KH Miftahul Akhyar Resmikan Masjid Hasan Bisri Annahdliyyah

Rois Am PBNU KH Miftahul Akhyar memukul beduk saat peresmian Masjid Hasan Bisri Annahdliyyah

KARAWANG – Rois Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftahul Akhyar meresmikan Masjid Hasan Bisri Annahdliyyah di Perum Grahayana Karawang. Pengelolaan masjid ini diserahkan langsung kepada PCNU Karawang.

KH Miftahul Akhyar, saat menyampaikan mauidhoh hasanah mengatakan, bahwa masjid adalah rumahnya Allah yang harus dirawat dan dijaga. “Jadi kita harus bisa memakmurkannya semaksimal mungkin,” pesan kiai yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat ini, Senin (12/4/2021).

Pimpinan PT Citanusa selaku pengembang Peruma Grahayana Dr. Eman Suryaman, M.M berpesan, pengurus NU diminta memakmurkan masjid di perum ini. Untuk pengelolaannya, masjid ini diserahkan kepada PCNU. “Mari makmurkan masjid ini supaya menjadi berkah bagi semua,” katanya.

Sementara itu, Ketua PCNU Karawang KH Ahmad Ruhyat Hasby mengatakan, sangat bahagia Karawang kedatangan Rois Am PBNU KH Miftahul Akhyar dan bisa menjadi motivasi bagi pengurus dan kader NU di Karawang untuk terus berkhidmat. “Sebuah anugerah yang luar biasa bagi PCNU Karawang bisa kedatangan Rois Am PBNU yang juga ketua umum MUI , dan karena kesibukannya, tidak setiap PCNU bisa mendapatkan kesempatan ini,” terangnya.

Tidak hanya itu, kiai yang akrab disapa Kang Uyan ini, juga merasa bahagia dengan adanya masjid yang baru diresmikan ini, apalagi nama masjidnya mengambil nama almarhum ayahandanya, KH. Hasan Bisri Syafi’i. “Saya sangat bahagia, Perjuangan almarhum Apa (KH. Hasan Bisri Syafi’i) diapersiasi oleh PT. Citanusa untuk dijadikan nama masjid. Perjuangan beliau selama 40 tahun mengabdi membesarkan NU di Karawang, dari mulai menjadi IPNU, Ketua GP Ansor Karawang, Sekretaris PCNU dan 2 periode menjabat Ketua PCNU Karawang tahun 2002-2012 menjadi bukti kecintaan beliau akan NU, yang dimulai semenjak mondok di Cipasung. Kami sangat bahagia, semoga jasa¬≤ almarhum akan terus melekat dan terus untuk dikenang dan diceritakan pada anak cucu penerus kita,” ucapnya. (red)