Perdana di Karawang, Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Karawang Gelar Pelatihan Ilmu Falak

LF PCNU Kabupaten Karawang Gelar Pelatihan Ilmu Falak

NU Karawang – Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Kabupaten Karawang menggelar Pelatihan Ilmu Falak Perdana di Pondok Masuhi, Dusun Sepatkerep, Desa Cikarang, Kec. Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Rabu (27/12).

Gelaran Pelatihan Ilmu Falak Perdana ini dibuka langsung oleh Rais Syuriyah KH Zubair Wasith dan Ketua PCNU Kabupaten Karawang H. Deden Permana, dan dihadiri oleh perwakilan tiap Majelis Wakil Cabang (MWC) se-Kabupaten Karawang sebagai peserta pelatihan.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Karawang H. Deden Permana, menyebut pelatihan Ilmu Falak ini merupakan gelaran perdana yang diadakan PCNU Kabupaten Karawang.

“Seingat saya selama berkhidmat di PCNU Kabupaten Karawang, baru kali ini PCNU mengadakan Pelatihan Ilmu Falak yang digagas langsung oleh Lembaga Falakiyah,” ungkap Kang Deden, sapaan akrab, dalam sambutannya.

Ilmu Falak ini, sambungnya, merupakan pengejawantahan dari ilmu agama dan sains. Bidang keilmuan yang sangat penting diantaranya untuk menentukan awal bulan hijriyah dan waktu shalat. Selain itu,  Ilmu Falak merupakan keilmuan yang unik, yang mana tidak setiap kiai menguasainya. Atas dasar itulah, pelatihan Ilmu Falak ini dirasa sangat penting untuk dilaksanakan.

“Meski 18 Lembaga PCNU belum dilantik, termasuk Lembaga Falakiyah, namun semangatnya dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama sangat luar biasa sehingga dapat digelarnya Pelatihan Ilmu Falak ini. Tentu ini tidak akan menjadi kegiatan yang pertama dan terakhir, kita upayakan agar pelatihan ilmu Falak bisa terus berlanjut ke depan,” jelas Kang Deden.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua LF PCNU Karawang KH Muhammad Masroni Al-Amin menerangkan bahwa tujuan diadakannya pelatihan Ilmu Falak ini sebagai upaya warga nahdliyin juga masyarakat secara umum melek terhadap ilmu falak atau astronomi.

“Tujuan diadakan pelatihan ini agar masyarakat melek terhadap astronomi. Ini edukasi paling jitu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, karena selama ini perihal penentuan awal Ramadhan dan Syawal selalu menjadi polemik, terutama antar organisasi. Mempelajari cara menentukan tanggal pada kalender hijriyah dengan metode Ephemeris,” jelas kiai Masroni.

Beliau berharap dengan kehadiran para peserta, apalagi para peserta merupakan mayoritas para kiayi dan pimpinan MWC, pemahaman yang didapatan tentang Ilmu Falak bisa ditularkan  kepada masyarakat secara umum.

 

Pewarta: Mubarok Hidayat

Editor: Riki Baehaki